Kompetisi Ditunda, Viking Persib Club Tetap Produktif Membuat Chant

Berkabar

Kompetisi Ditunda, Viking Persib Club Tetap Produktif Membuat Chant

Kompetisi Ditunda, Viking Persib Club Tetap Produktif Membuat Chant

Viking Persib Club (VPC) tetap produktif dengan membuat chant yang disiapkan untuk memberikan semangat bagi tim Persib Bandung, walaupun sejak pertengahan Maret lalu kompetisi dihentikan, karena pandemi corona atau covid-19.

Menurut Dirgen Viking Persib Bandung, Kelink, ia bersama rekan-rekannya memanfaatkan ditundanya kompetisi untuk membuat dan mengaransemen chant.

"Kalau buat chant baru Alhamdulillah sudah banyak, yang lama pun insya Allah tetap dinaikin jangan lupakan sejarah pokona mah," kata Kelink.

"Kalau yang terbaru ya buat penyemangat pemain mungkin lebih buat menterror lawan juga," ungkap Kelink menambahkan.

Klinik menuturkan, inspirasi membuat atau mengaransemen chant bisanya didapat dari hasil sharing dari tim tambur ataupun dari anggota Viking serta Bobotoh lainnya.

"Ya secara spontan, kalau lagi nongkrong dan berkat saling tukar pikiran sesama rekan dan kawan satu team divisi tambur timur atau dari rekan-rekan dulur suporter Persib yang lain juga," ucapnya.

Dalam proses pembuatan atau aransemen chant, Klinik dan rekan-rekannya tidak menemukan kendala yang berarti. Hanya saja, ditundanya kompetisi dan juga pandemi corona atau covid-19 membuatnya sulit mensosialisasikan secara langsung.

Sehingga, saat ini chant yang sudah selesai direkam dan disosialisasikan melalui website VIKINGPERSIB.NET dan VIKING TV.

"Mungkin bikin chant saat ini bisa dibilang tidak terlalu sulit, cuma yang susah itu kita buat ngompakin menghapalnya yang agak sulit karena susah buat chant class menyebarkan chant-chantnya karena tidak bisa berkerumun," jelas Kelink menuturkan.

Klinik berharap, chant yang ada saat ini sekitar 15 chant bisa menambah motivasi bagi skuat Maung Bandung dan membuat mental tim lawan kendor saat berhadapan dengan tim Persib.

"Intinya buat penyemangat pemain yang utama dan  buat terror lawan supaya down dan bikin stadion supaya angker kembal seperti pada zamannya dulu, pengen kompak saja satu suara satu stadion," harapannya.