Distrik

Viking Jatinangor Gelar Pengukuhan Anggota Angkatan XI

Viking Jatinangor Gelar Pengukuhan Anggota Angkatan XI

Salah satu distrik Viking Persib Club, Viking Jatinangor menggelar pengukuhan anggota angkatan XI di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Sabtu (20/02/2021) hingga Minggu  (21/02/2021).

Menurut, ketua pelaksana kegiatan yang bertajuk Hajar Tanpa Ampun, Agus Baso, acara tersebut merupakan kegiatan rutin dari Viking Jatinangor sekaligus menjadi salah satu ajang untuk silaturrahmi. 

"Pengukuhan anggota baru adalah salah satu acara tahunan yang wajib dilaksanakan oleh Viking Jatinangor, selain ulang tahun distrik Viking Jatinangor dan VJFC. Target awal peserta adalah 50 dan yang lolos berjumlah 24 anggota," kata Agus.

"Pengukuhan adalah sarana belajar, silaturrahmi, dan pertualangan bagi anggota baru di keluarga Viking Jatinangor, Bagi anggota baru pengukuhan bermanfaat bagi kehidupan sehari hari, berguna sebagai alat bantu memecahkan permasalahan yang dihadapi anggota ataupun komunitas," ucapnya menambahkan.

Kegiatan tersebut juga menjadi ajang bagi anggota terutama yang baru bergabung, untuk lebih mengenal Viking Jatinangor. Selain itu, kedepannya anggota juga bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Karena, selain mendukung Persib, banyak kegiatan positif lainnya yang sering dilakukan oleh Viking Jatinangor.

"Dan bagi mereka masuk dikomunitas ini adalah lebih merupakan sebuah langkah awal atau proses dibanding hasil akhir, lebih tepatnya pertualangan baru, karena Viking Jatinangor merupakan ruang belajar, seperti ruang kelas permanen yang menyenangkan, Viking Jatinangor adalah taman bermain dan ruang jelajah kalau sebagian kawan-kawan lain menyebutnya," ungkapnya.

"Sebenarnya tugas Viking Jatinangor sudah selasai hanya dengan memfasilitasi setiap anggotanya untuk mendukung Persib, Namun orang orang didalam komunitas ini tidak hanya puas hanya dengan mencari arti loyalitas terhadap klub dan organisasi. Harus ada bukti nyata bahwa kehadiran Viking Jatinangor memberi dampak langsung pada masyarakat dan anggota komunitas," ujarnya.

"Ada begitu banyak kegiatan komunitas yang kadang sudah terlalu jauh dari urusan sepak bola, sepertinya ada pemahaman bersama bahwa berkomunitas saja tidak cukup sampai ada urusan kerja nyata, karena komunitas yang berhasil adalah yang membuat setiap anggotanya Berfikir, Berbicara, dan Beraksi. Dan dengan dasar dari Pengukuhan lah semuanya itu bisa terjadi," jelasnya.