Persib mengawali Superliga Indonesia musim 2009/10 dengan buruk. Hingga ujung tahun 2009, Persib hanya mengumpulkan 14 angka dari 11 laga. Maung Bandung pun mencatat rekor buruk dalam urusan mencetak gol, hingga tahun 2009 berakhir, baru tercatat sembilan gol yang bisa dikemas. Sungguh sebuah pencapaian yang kurang pantas mengingat tim kebanggaan warga Bandung itu musim lalu sukses menempati peringkat ketiga.
Persib Bandung yang kita banggakan akhirnya meraih angka perdana pada saat tandang setelah bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Sriwijaya FC dalam sebuah pertarungan yang bisa dikatakan penuh dengan arti-arti sebuah perjuangan.
Persib Bandung dipaksa menelan kekalahan 2-0 oleh tuan rumah Persiba Balikpapan. Sesaat setelah pertandingan, H. Umuh langsung mengucapkan permohonan maafnya kepada bobotoh sekaligus mengomentari jalannya pertandingan.
Luarbiasa, mungkin tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata tentang atmosfer yg terjadi di stadion jalak harupat semalam. Ungkapan bahwa PERSIB Bandung milik jawabarat sepertinya harus lebih diperluas lagi, betapa tidak rombongan bobotoh nun jauh disana memadati stadion sijalak harupat semalam.
tercatat Viking Jabodetabek yang datang dengan sekitar 40 bus, meskipun masing2x sub distrik berangkat masing2x seperti jakarta misal nya, panglima VIKING JAKARTA arya mengatakan mereka berangkat menggunakan 5 bus dari jakarta, biasanya kita berangkat 1 atau 2 bus..tapi mungkin karena ini merupakan pertandingan terakhir maka para anggota sangat antusias untuk hadir langsung di stadion JH.
Apa reaksi Anda saat bersantai menyaksikan berita di televisi lalu sejurus kemudian disuguhi informasi yang menyebutkan kelompok supporter tertentu mengamuk dengan melakukan pelemparan ke tengah lapangan dan melakukan pembakaran di beberapa titik di tribun stadion? Kaget atau malah berkata pada diri sendiri "ah Liga Indonesia, sudah biasa".
Belum selesai disana, esok harinya terbitlah berita di koran yang menyebutkan kelompok supporter tertentu mengamuk karena timnya kalah dan lain sebagainya yang tentu menyudutkan kelompok yang berulah itu. Adilkah? Mungkin ya, mungkin tidak.
Sebuah surat kabar yang entah sejak kapan mulai terbit di kota Bandung, membuat sebuah headline news yang bernada mendiskreditkan bobotoh PERSIB, meskipun tidak secara eksplisit tapi kata-kata tersebut tentunya ditujukan untuk bobotoh PERSIB.
Untuk membangun tim yang besar tentu membutuhkan dana yang fantastis pula, gak percaya? percaya aja lah liat aja pos-pos pengeluaran tim, mulai dari pembiayaan pemain yang gajinya bisa melebihi gaji Walikota Bandung, hingga biaya perjalanan tim untuk mengarungi kerasnya kompetisi.
Stop APBD bagi tim "plat merah" mulai diberlakukan musim depan, hal ini berarti klub tidak akan mendapat dana segar bantuan pemerintah seperti sebelumnya. Lalu apa yang akan terjadi? Hanya Tuhan, PSSI, dan Tim yang tahu, tapi boleh dong memprediksi sedikit.
Sepanjang pengetahuan saya mengenai sepak bola, ....... tidak ada yang namanya Supporter terbaik. Karena dalam dunia sepakbola, Supporter hanya merupakan Subjek,... bukan Objek. Jadi dalam hal ini, team sepakbolalah yang menjadi "Artisnya".