Ini Semua dari Hati: Profil Viking Banjaran

vikingpersib.net—Telah berdiri lebih dari dua dekade, Viking Banjaran menjadi salah satu distrik Viking tertua di Jawa Barat. Tak main-main, perjalanan organisasi 22 tahun telah menyisakan banyak cerita penuh suka duka. Tak mudah bagi sebuah organisasi untuk terus berdiri selama nyaris seperempat abad. Tapi Viking Banjaran berhasil melewatinya dengan penuh kebanggaan.

Terbentuknya Viking Banjaran sendiri tidak terlepas dari peran alm. Ayi Beutik. Legenda Viking itulah yang meresmikan berdirinya Viking Banjaran pada 15 Juli 2000 silam. Kini 22 tahun telah terlewati. Waktu yang cukup panjang untuk menjaring lebih dari 1000 anggota Viking Banjaran. Anggota loyal itulah yang menjaga eksistensi Viking Banjaran hingga saat ini.

Viking Banjaran telah melalui 4 kepengurusan. Ketua Viking Banjaran yang pertama menjabat adalah Mang Yayang. Kemudian kepengurusan dilanjutkan ke Mang Ikbal. Setelah itu pimpinan beralih ke tangan Alex Hermansyah. Kini ketua Viking Banjaran terbaru adalah Mang Iwan Putra. Di bawah tangan-tangan itulah Viking Banjaran menjadi solid dan bertambah besar.

Pengurus inti yang saat ini menjabat ada 4 orang. Orang-orang itu adalah Iwan Putra sebagai ketua, Peri sebagai Sekretaris Jenderal, Ajat Bajing sebagai Ketua Harian, dan Wayan sebagai bendahara. Selain pengurus inti tersebut ada tiga orang pembina aktif, yakni Yana Karyo, Haji Usup, dan Alex Hermansyah.

Ada keunikan tersendiri dalam organisasi Viking Banjaran. Bisa dibilang bahwa Viking Banjaran merupakan gabungan dari berbagai distrik di Kab. Bandung, karena anggota Viking Banjaran bukan hanya orang-orang Kecamatan Banjaran saja. Anggotanya meluas hingga ke daerah Cimaung dan Cangkuang. Hal tersebut terjadi karena di Bandung Selatan sendiri hanya ada beberapa distrik Viking. Sehingga orang-orang dari daerah yang tidak ada distrik Vikingnya masuk ke Viking Banjaran.

Anggota Viking Banjaran sendiri berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan. Ada anggota yang masih pelajar, ada juga yang sudah mahasiswa. Ada yang wirausaha, ada juga yang pekerja pabrik. Keberagaman itu seakan tidak ada saat Viking Banjaran merapatkan barisan untuk mendukung Persib Bandung. Semua dukungan yang diberikan kepada Persib Bandung itu berasal dari hati, tanpa paksaan, tanpa perintah.

Tak hanya urusan mendukung Persib Bandung, semua semangat itu pun disalurkan oleh Viking Banjaran kepada kegiatan-kegiatan sosial. Telah banyak kegiatan sosial yang dibuat oleh Viking Banjaran. Yang paling anyar, ada kegiatan santunan untuk anak yatim piatu di daerah Banjaran. Viking Banjaran mengundang anak-anak yatim piatu untuk diberikan santunan.

Selain itu Viking Banjaran menggagas kegiatan bagi-bagi makanan tiap hari Jumat. Kegiatan itu termasuk kegiatan rutin mingguan. Dampak sosial nyata dihadirkan dari kegiatan-kegiatan yang digagas oleh Viking Banjaran. Hal itu membuat eksistensi Viking Banjaran semakin meluas ke seluruh lapisan masyarakat.

Viking Banjaran pun telah mengadakan kegiatan kompetisi Mini Soccer Cup. Kegiatan itu diadakan untuk menjalin silaturahmi antardistrik. Distrik yang hadir dalam acara tersebut di antaranya @vikingbonanza_arjasari @viking_sindangreret @bobotoh_independent_official @vikingbaleendah @vikingdsorta_ @vikingciparay @vikingbrother06 @bobotohonstar. Kegiatan itu juga menjaga solidaritas antardistrik.

Memiliki komunitas besar berarti memiliki tantangan yang besar pula. Pengurus Viking Banjaran mesti adu cerdik dengan kondisi pandemi. Bagaimana cara untuk tetap menyatukan seluruh anggota pada saat pandemi adalah tantangan yang besar. Untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan itu, Viking Banjaran mengadakan nonton bareng Persib Bandung di empat titik, Cimaung, Cangkuang, Banjaran, dan di Banjaran Wetan.

Sebelum Covid 19 mewabah, Viking Banjaran mengadakan nobar di satu titik, dan mampu menghadirkan seluruh anggota. Suasana nobar saat sebelum pandemi hampir seperti pesta. Semua anggota distrik merapatkan barisan, mengibarkan bendera, dan mendukung Persib Bandung hingga peluit panjang dibunyikan.

Viking Banjaran pun memiliki rencana untuk membangun bisnis sendiri. Sehingga kelak bisa menjadi sumber dana untuk organisasi Viking Banjaran. Bisnis yang ingin diusung oleh Viking Banjaran adalah bisnis merchandise khas Viking Banjaran, seperti t-shirt, crewneck, jaket, stickers, serta syal dan bandana.

Kegiatan-kegiatan Viking Banjaran bisa terus dipantau melalui official Instagramnya @vikingbanjaran2000_official. Selain itu bisa juga dilihat di facebook @vikingbanjaran2000.