Menjaga Spirit Viking ala Dade Herlansyah

vikingpersib.net—Seorang pemimpin adalah sosok sekaligus citra dari sebuah komunitas. Sebagai seorang pentolan, ketua mesti memiliki visi yang kuat, sehingga komunitas menjadi solid dan terarah. Begitulah kira-kira pendapat Dade Herlansyah tentang jabatannya saat ini: Ketua Viking Distrik Garut (Vidigar).

Laki-laki yang akrab dipanggil ‘Abah’ Dade ini menjadi ketua Vidigar sejak 2018. Ia memiliki cinta yang besar kepada Persib Bandung, begitu pula kepada Vidigar. Total. Tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan spirit Abah Dade dalam menjalankan Vidigar.

“Awal-awal menjadi ketua, Saya langsung coba menanyakan kepada para anggota keinginannya seperti apa. Semua aspirasi saya tampung,” ujar Abah Edab kepada vikingpersib.net.

Dari seluruh aspirasi yang disuarakan, satu hal yang menjadi kesamaan adalah saling menjaga silaturahmi untuk menjaga kekeluargaan. Hal itu menjadi satu tantangan tersendiri saat Covid-19 membatasi akses untuk berkumpul.

“Awal-awal pandemi Vidigar tetap bersilaturahmi tetap solid, ada pembagian sembako dan masker juga,” kata Abah Dade, “tapi sekarang kita tidak bisa kumpul-kumpul, tetap menjaga protokol kesehatan,” lanjutnya.

Kebersamaan Vidigar biasanya dieratkan dengan menonton pertandingan Persib Bandung langsung di lapangan, atau mengadakan nobar terpusat. Tapi kini Covid-19 membatasi kegiatan berkerumun. 

Namun Vidigar mesti terus berjalan dalam kondisi apa pun. Spirit yang dimiliki anggota Vidigar tak kalah besar dari ketuanya. Untuk menyiasati hal itu, Abah Dade memiliki cara tersendiri, ia menggagas program My Trip, My Silaturahmi.

Dalam program itu, pengurus dari Vidigar menyambangi Korwil-korwil Vidigar di seluruh Kab. Garut. Dalam kunjungan itu silaturahmi menjadi satu hal yang diutamakan. Dari kegiatan itu, spirit anggota Vidigar bisa terus terjaga.

“Alhamdulillah silaturahmi antar Vidigar masih bisa terjaga. Intinya mah tetap menjaga komunikasi,” pungkas Abah Dade.