Melihat Sosok Kang Ben, Pentolan Viking Underground Cianjur

vikingpersib.net—Di balik sebuah komunitas yang solid terdapat sosok pemimpin yang memiliki visi yang besar. Visi itulah yang kemudian bertransformasi menjadi aktivitas komunitas. Bicara soal kepemimpinan, maka kita pun berbicara soal siapa dan apa yang digagasnya.

Melihat aktivitas positif yang terus dilakukan Viking Underground Cianjur (VUC), maka kita pun melihat sosok Kang Beni Sumarna. Sejak VUC berdiri pada tahun 2007, Kang Ben merupakan ketua yang telah menggiring aktivitas positif ke tubuh VUC.

“Kalau nonton Persib mah ga usah diragukan, barudak sudah pasti tergerak untuk nonton sendiri,” ujar Kang Ben saat ditelepon oleh vikingpersib.net, “sejak 2011 saat kita bikin SSB, pandangan barudak mulai serius untuk bikin kegiatan,” lanjutnya.

Dalam kepemimpinan Kang Ben, VUC telah menelurkan tiga organisasi berbadan hukum. Tahun 2011, VUC mendirikan Sekolah Sepak Bola (SSB) Viking Soccer School. Tahun 2013, VUC membentuk PT. Liga Cianjur yang mengadakan Liga Pemuda Desa di Cianjur. Terakhir pada 2016, VUC mendirikan koperasi dan fanshop.

“Semua badan yang didirikan Viking Underground Cianjur udah berbadan hukum,” kata Kang Ben.

“SSB kita bikin buat biar anak-anak bisa belajar main bola. Kalau Liga Pemuda Desa harapannya bisa membuat talenta sepak bola Cianjur bisa dilirik tim-tim besar. Yang terakhir koperasi yang kita bikin menyediakan merchandise seperti jersey, kaos sablon, stiker, gantungan kunci. Kita juga ada fanshopnya sendiri,” jelas Kang Ben.

Selain kegiatan seputar sepak bola dan koperasi, VUG pun kerap mengadakan kegiatan bakti sosial. Biasanya kegiatan itu dilaksanakan saat bulan Ramadhan.

“Kalau baksos mah sudah sering. Kalau kita bikin event juga di acara pembukaan atau penutupannya ada santunan anak yatim.”

Di balik gagasan dan kepemimpinannya hingga saat ini, Kang Ben terus menantikan regenerasi dari anggota-anggota VUC. Ia menilai bahwa organisasi maupun komunitas mesti melakukan regenerasi.

“Regenerasi itu perlu. Keberhasilan organisasi itu saat regenerasinya jalan. Jadi kalau saya tua nanti Viking Underground Cianjur masih jalan,” pungkas Kang Ben.